You are currently viewing Desain Rumah 6×20 Meter 2 Lantai

Desain Rumah 6×20 Meter 2 Lantai

Artikel ini akan membahas desain rumah 6×20 meter 2 lantai dengan gaya minimalis.

Banyak orang di usia muda sudah memiliki angan-angan rumah impian di masa depan.

Namun sayangnya, hidup di zaman sekarang pertumbuhan penduduk yang terus meningkat membuat lahan kosong semakin sempit.

Bahkan, keberadaan lahan yang semakin sempit membuat harga lahan yang ditawarkan untuk pembangunan rumah menjadi mahal.

Model rumah yang memanjang saat ini sudah banyak digunakan untuk menghemat lahan pembangunan rumah.

Biasanya, perumahan-perumahan menggunakan model memanjang untuk memaksimalkan lahan tersebut.

Tak perlu khawatir, Anda bisa menyiasati pembangunan rumah lebar 6 meter di lahan yang terbatas.

Ide desain rumah yang memiliki bentuk memanjang tetap bisa didesain sedemikian rupa supaya menjadi hunian yang nyaman untuk Anda. Agar lebih jelas, yuk simak desain dari Rhdesainrumah kali ini!

Denah Rumah 6×20 Meter 2 Lantai

Pada lantai 1, hanya terdapat satu ruang tidur yang ditempatkan pada bagian depan rumah.

Ruang tamu bisa Anda maksimalkan dengan bentuk memanjang ke belakang. Sedangkan ruang makan dan keluarga dibuat tanpa sekat dan menyatu dimaksudkan untuk menciptakan suasana yang hangat dalam rumah.

Posisi kamar mandi ditempatkan dibawah bordes tangga. Tentunya untuk memaksimalkan dan menghemat space Area belakang.

desain denah rumah 6x20 meter 2 lantai

Rumah dapat Anda manfaatkan untuk open space. Dapur yang di desain terbuka terletak di belakang rumah. Kamar mandi lainnya terletak di sebelah dapur untuk memudahkan aktivitas memasak.

Beranjak naik ke lantai 2, terdapat 1 kamar tidur utama, 2 kamar tidur anak yang terletak di depan dan memiliki akses langsung dengan balkon yang dihubungkan oleh sliding door pada masing-masing kamar.

Kamar mandi sengaja diposisikan diatas kamar mandi lantai 1 supaya sistem sanitasi lebih mudah. Area cuci jemur berada di atas dapur, dan dipisahkan oleh folding door.



Desain Fasade Rumah 6×20 Minimalis

Untuk desain fasade rumah 6×20 meter ini, warna putih yang dominan, serta list yang terdapat pada dak atap membuat fasad rumah tampak bersih dan minimalis.

Pemilihan railing yang serasi dengan pagar rumah terkesan balance dengan konsep minimalis modern. Tanpa embel-embel ornamen yang kurang perlu, fasad tidak memiliki aksen lengkungan, malah didominasi oleh garis-garis yang tegas dan bersudut.

Bentuk kusen yang sederhana, menambah kesan minimalis pada fasad rumah ini.

desain fasad rumah minimalis 6x20 2 lantai

Bisa dilihat, konstruksi atap genteng yang lebih dinaikkan dari elevasi semula, memperlihatkan kesan kokoh dan imbang pada rumah berkonsep minimalis modern ini.

Ruang Tamu Sederhana

Ruang tamu dan keluarga cukup dipisahkan oleh shelf yang berbentuk geometris agar terkesan semi menyatu dengan ruang keluarga.

Dinding diberi sentuhan wall décor yang bergaya minimalis. Pemilihan sofa dan meja yang sederhana juga menambah kesan minimalis pada ruangan ini.

ruang tamu sederhana rumah 6x20

Ciptakan Suasana Hangat di Ruang Keluarga

Memiliki hunian yang nyaman dan hangat, diisi oleh obrolan ringan dan canda tawa tentunya adalah hal yang dapat menambah suasana kebahagiaan dalam rumah Anda.

Ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan inilah salah satu jawabannya. Tanpa sekat, keharmonisan rumah Anda akan tetap terjalin.

Ruang keluarga menjadi ruang bersama yang terlihat luas dan lega. Dengan pemilihan perabot yang sederhana dan seperlunya, suasana dalam rumah terlihat tidak berlebihan dan bersih.

Folding door menambah kesan luas



Seperti pada umumnya, ruang keluarga diisi dengan acara TV untuk bersantai dengan anggota keluarga yang lainnya.

Pada sisi samping terdapat folding door yang lebar dan memenuhi sisi dinding. Pemilihan folding door yang terbuat dari kaca ini memberikan pencahayaan tambahan dari void pada area belakang rumah.

Selain itu, menambah kesan luas pada rumah Anda. Folding door ini terbuat dari bahan UPVC (Unplasticized Poly Vynil Chloride) yang terlihat mewah. Karena terbuat dari turunan plastik, bahan UPVC ini bebas korosi, tahan air, anti rayap, dan minim perawatan.

Pemilihan perabot yang simple dan elegan

Antara dapur yang terbuka dan ruang makan dihubungkan dengan pintu kaca agar dari arah dapur dapat melihat ke dalam rumah, juga sebagai perlindungan bagi area dalam rumah.

Pemilihan meja makan yang simpel namun tetap elegan dengan bahan serat kayu menambah kesan minimalis dan tetap natural.

Dapur Didesain dengan Konsep Semi Terbuka

Memasak dengan udara yang segar tentunya akan menambah mood Anda saat memasak.

Dapur didesain semi terbuka di bagian belakang rumah agar tercipta suasanya yang segar dan natural. Sirkulasi udara saat memasak menjadi sangat baik karena asap masakan akan langsung menguap ke arah void tersebut.

Tangga dengan railing minimalis

Karena letak kamar mandi yang berada dibawah bordes tangga, bentuk tangga didesain letter U untuk menyesuaikan penataan ruang agar semaksimal mungkin.

Pemilihan railing tangga menggunakan besi hollow, masih senada dengan railing pada fasad balkon rumah.

Ruang santai yang fungsional

Naik melewati tangga, terdapat ruang santai yang dapat difungsikan sebagai ruang kerja Anda.

Masih menggunakan folding door kaca pada bagian belakang, Anda bisa dengan mudah mencari inspirasi di tengah mengerjakan tugas Anda.



Desain kamar utama

Tetap menggunakan cat warna putih pada dinding dan bahan perabot yang senada membuat kamar utama terlihat sederhana dan bersih.

Jendela diposisikan di sebelah tempat tidur dimaksudkan agar pencahayaan alami dapat masuk melalui jendela dan menghindarkan tempat tidur Anda dari lembab dan tungau.

Saat Anda bangun di pagi hari akan langsung terkena sinar matahari yang akan menjadi alarm alami untuk membangunkan Anda.

Kamar anak yang memiliki akses menuju balkon

Dengan konsep sederhana, kamar anak yang berada di lantai dua ini mempunyai akses keluar menuju balkon.

Penggunaan sliding door pada akses keluar balkon sangat tepat karena menghemat tempat. Jendela dan sliding door menyatu, memungkinkan sinar matahari langsung menembus masuk kedalam kamar tidur.

Meja diletakkan didepan jendela supaya mendapat pencahayaan yang memadai dan menciptakan pemandangan secara langsung saat anak belajar. Minimnya perabot membuat ruangan semakin luas dan bersih.

Tidak khawatir jemuran kehujanan

Berpindah tempat ke bagian belakang rumah, terdapat area jemuran yang memiliki atap kanopi sebagai pelindung disaat hujan turun.

Sinar matahari tetap bisa menembus kanopi, sehingga jemuran akan kering. Diharapkan juga, kebersihan area jemuran ini tetap terjaga.

Area jemuran yang berada diatas dapur ini dibatasi oleh railing yang terbuat dari besi hollow, sama dengan penggunaan railing tangga.

desain jemuran dengan kanopi lantai 2

Jika tidak didesain dengan cermat, rumah dengan lahan yang memanjang akan tampak penuh dan bersekat-sekat.

Minimnya sumber cahaya dari depan dan belakang rumah saja akan membuat bagian interiornya menjadi cukup gelap.



Penataan antar ruang menjadi kunci penting untuk menyiasatinya. Usahakan jangan terlalu banyak memberi sekat antar ruang karena akan menghasilkan rumah yang sumpek.

Dengan konsep sederhana dan minimalis, perabot dalam rumah diminimalisir agar rumah tampak luas. Penggunaan folding door kaca yang besar, dan jendela-jendela membantu cahaya matari masuk kedalam rumah yang memanjang ini.

Dinding yang bernuansa putih membuat interior dalam rumah semakin luas. Dengan begitu, rumah memanjang tetap bisa membuat Anda sebagai penghuni merasa nyaman dan penuh kehangatan bersama anggota keluarga Anda.

Tips Desain Rumah 2 Lantai di Lahan 6×20 Meter

Lahan dengan ukuran 6×20 meter termasuk kategori lahan memanjang yang cukup umum ditemui, terutama di kawasan perkotaan dan perumahan modern.

Dengan perencanaan yang tepat, lahan ini sangat potensial untuk dibangun rumah 2 lantai yang nyaman, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Rumah 2 lantai menjadi solusi ideal untuk memaksimalkan luas bangunan tanpa mengorbankan area terbuka.

Desain rumah di lahan 6×20 meter membutuhkan perhatian khusus pada tata ruang, sirkulasi, pencahayaan, serta pembagian fungsi ruang agar rumah tidak terasa sempit atau gelap. Berikut ini adalah tips desain rumah 2 lantai di lahan 6×20 meter yang dapat dijadikan referensi.

1 Manfaatkan Karakter Lahan yang Memanjang

Karakter utama lahan 6×20 meter adalah bentuknya yang memanjang. Oleh karena itu, desain rumah sebaiknya mengikuti arah lahan agar ruang terasa lebih alami dan efisien.

Susun ruangan secara berurutan dari depan ke belakang dengan alur sirkulasi yang jelas. Hindari terlalu banyak belokan atau lorong sempit yang dapat membuat rumah terasa sumpek.

Penataan ruang yang memanjang juga memudahkan pembagian zona publik, semi privat, dan privat di dalam rumah.

2 Terapkan Konsep Open Space pada Lantai Satu

Agar rumah terasa luas, gunakan konsep open space pada lantai satu. Ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan dapat digabungkan tanpa sekat permanen. Selain memberikan kesan lapang, konsep ini juga membuat pencahayaan dan sirkulasi udara lebih optimal.

Jika dibutuhkan pembatas, gunakan elemen non permanen seperti perbedaan level lantai, permainan plafon, atau furnitur agar ruangan tetap terasa menyatu.



3 Pembagian Fungsi Ruang Antar Lantai yang Jelas

Pembagian fungsi ruang sangat penting dalam rumah 2 lantai, terutama di lahan terbatas.

Lantai 1 idealnya difungsikan sebagai area publik dan aktivitas bersama, seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar mandi, dan satu kamar tidur tamu atau kamar orang tua.

Lantai 2 difokuskan sebagai area privat, berisi kamar tidur utama, kamar anak, kamar mandi, serta ruang kerja atau ruang santai keluarga.

Pembagian ini membantu menjaga privasi dan kenyamanan seluruh penghuni rumah.

Baca juga: Desain Rumah Lebar 6 Meter 2 Lantai

4 Maksimalkan Pencahayaan Alami

Rumah di lahan memanjang sering kali memiliki keterbatasan bukaan di sisi samping. Oleh karena itu, pencahayaan alami harus dimaksimalkan dari depan, belakang, dan atas. Gunakan jendela besar, pintu kaca, serta skylight atau void untuk membantu cahaya matahari masuk ke dalam rumah.

Pencahayaan alami yang baik tidak hanya membuat rumah lebih terang, tetapi juga membantu menghemat penggunaan listrik di siang hari.

5 Perhatikan Sirkulasi Udara dan Ventilasi

Selain cahaya, sirkulasi udara juga perlu diperhatikan agar rumah tetap sejuk dan sehat. Terapkan ventilasi silang dengan bukaan di bagian depan dan belakang rumah. Jika memungkinkan, sisakan area terbuka di belakang rumah sebagai taman atau courtyard kecil untuk membantu aliran udara.

Ventilasi yang baik akan mengurangi kelembapan, mencegah bau tidak sedap, dan menciptakan lingkungan hunian yang lebih nyaman.

6 Pilih Desain Tangga yang Efisien

Tangga merupakan elemen penting dalam rumah 2 lantai. Pada lahan 6×20 meter, pilih desain tangga yang tidak memakan banyak ruang, seperti tangga lurus atau tangga berbentuk L. Desain tangga minimalis dengan railing sederhana akan membuat ruangan terlihat lebih ringan.

Area di bawah tangga sebaiknya dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan, lemari sepatu, gudang, atau bahkan toilet kecil agar ruang lebih efisien.

7 Gunakan Furnitur Minimalis dan Proporsional

Pemilihan furnitur sangat memengaruhi kenyamanan rumah di lahan terbatas. Gunakan furnitur dengan desain minimalis, ukuran yang proporsional, dan warna netral agar ruangan tidak terlihat penuh. Furnitur multifungsi seperti sofa bed, meja lipat, atau lemari built-in sangat disarankan.

Dengan furnitur yang tepat, rumah akan terasa lebih rapi, luas, dan nyaman untuk beraktivitas sehari-hari.

Baca juga: Desain Rumah Lebar 6 Meter 1 Lantai

8 Sisakan Area Terbuka dan Ruang Hijau

Meskipun lahan cukup panjang, tetap sisakan area terbuka sebagai taman depan atau taman belakang. Ruang terbuka ini berfungsi sebagai area resapan air, sumber cahaya dan udara, serta elemen estetika yang memperindah rumah.

Taman kecil juga dapat menjadi area relaksasi yang menyenangkan bagi keluarga.

9 Perhatikan Struktur Bangunan dan Anggaran

Rumah 2 lantai memerlukan perencanaan struktur yang matang sejak awal. Pastikan pondasi dan struktur bangunan dirancang untuk menopang dua lantai secara aman. Konsultasi dengan arsitek dan perencana struktur sangat disarankan agar desain rumah tidak hanya indah, tetapi juga kuat dan aman.

Selain itu, sesuaikan desain dengan anggaran yang dimiliki. Desain yang sederhana, pemilihan material yang tepat, dan perencanaan yang matang akan membantu mengontrol biaya pembangunan.

Penutup

Desain rumah 2 lantai di lahan 6×20 meter dapat diwujudkan secara optimal dengan perencanaan yang matang dan detail.

Pemanfaatan ruang yang efisien, pencahayaan dan ventilasi yang baik, serta pembagian fungsi ruang yang tepat akan menghasilkan rumah yang nyaman, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga. Dengan desain yang tepat, lahan 6×20 meter dapat menjadi hunian ideal untuk jangka panjang.

Itulah tadi sedikit tips dari kami. Jadi, Anda jangan khawatir jika memiliki lahan yang memanjang seperti ini.

Sekian artikel mengenai desain rumah 6×20 meter ini, semoga inspirasi desain dari Rhdesainrumah kali ini bermanfaaat, jika tertarik untuk layanan jasa desain rumah anda bisa kontak kami. Terimakasih.



Leave a Reply